Penyuluhan Anti Korupsi Bagi Taruna Untuk Menyiapkan Generasi Emas 2045

Penulis

  • Muhammad Ali Ulat Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Handayani Handayani Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Muhfizar Muhfizar Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Sigit Purnomo Sidhi Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Mustasim Mustasim Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Hendra Poltak Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

DOI:

https://doi.org/10.15578/bs.v1i01.5

Kata Kunci:

Anti Korupsi, Taruna, Budaya

Abstrak

Nilai-nilai antikorupsi perlu dikristalisasi kepada taruna sebagai bekal dalam menyongsong generasi emas menuju bangsa yang maju dan beradab. Nilai-nilai ini menjadi budaya dan memperkokoh karakter unggul yang dapat menjadi bekal dalam aktivitas dimasyarakat dan aktivitas pekerjaannya. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode daring menggunaan meeting online dengan konsep screen sharing. Mitra sasaran sebanyak tiga puluh dua orang mengikuti dua sesi materi.

Referensi

d’Agostino, G., Dunne, J. P., & Pieroni, L. (2016). Corruption and growth in Africa. European Journal of Political Economy, 43, 71–88.

Dridi, M. (2013). Corruption and Economic Growth: The TranmissionChannels. Journal of Business Studies Quarterly.

Gea, A. A. (2006). Integritas diri: keunggulan pribadi tangguh. Character Building Journal, 3(1), 16–26.

Grabova, P. (2014). Corruption impact on Economic Growth: An empirical analysis. Journal of Economic Development, Management, IT, Finance, and Marketing, 6(2), 57.

Hidayat, A. S. (2019). Pendidikan kampus sebagai media penanaman nilai-nilai antikorupsi bagi mahasiswa. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 6(1), 43–54.

Husin, A., Rifai, E., & Rosidah, N. (2014). Kriminalisasi Gratifikasi Seks Sebagai Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia. Jurnal Kebijakan Dan Pembangunan, 1(2), 1–23.

Monita, Y., Rosmidah, R., & Erwin, E. (2020). Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Pelajar Di Kota Sungai Penuh. Prosiding Seminar Hukum Dan Publikasi Nasional (Serumpun), 1(2), 323–341.

Montessori, M. (2012). Pendidikan antikorupsi sebagai pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Demokrasi, 11(1).

Senandi, W. A. A., & Reumi, T. A. S. (2020). Pendidikan anti korupsi dalam membentuk generasi muda yang berintegritas. Jurnal pengabdian papua, 4(3), 112–115.

Setiabudhi, I. K. R., Artha, I. G., Putra, I. M. W., & Sugama, I. D. G. D. (2018). Menanamkan budaya Anti Korupsi Sejak Dini di Kalangan Siswa Siswi SMP Negeri 1 Denpasar. Universitas Udayana.

Shobirin, M. (2017). Model Penanaman Nilai Antikorupsi di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar UNISSULA, 1(2), 107–117.

Suryani, I. (2015). Penanaman nilai-nilai anti korupsi di lembaga pendidikan perguruan tinggi sebagai upaya preventif pencegahan korupsi. Dalam Jurnal Visi Komunikasi, 14(02), 285–301.

Widyaningrum, H., Rohman, A. N., Sugeng, S., & Putri, E. A. (2020). Pendidikan Anti Korupsi Bagi Pelajar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 3(1), 27–32.

Wulandhari, A. M. (2019). Membangun Budaya Antikorupsi Dari Hal Terkecil Sejak Dini. UNES Law Review, 2(2), 216–229.

Yanto, O., Susanto, S., Darusman, Y. M., Iqbal, M., & Indriani, I. (2021). Urgensi Pemahaman Anti Korupsi Secara Dini Bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sasmita JAYA. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 43–51.

Unduhan

Diterbitkan

2021-05-01

Cara Mengutip

Ulat, M. A., Handayani, H., Muhfizar, M., Sidhi, S. P., Mustasim, M., & Poltak, H. (2021). Penyuluhan Anti Korupsi Bagi Taruna Untuk Menyiapkan Generasi Emas 2045. Buletin SWIMP, 1(01), 014–019. https://doi.org/10.15578/bs.v1i01.5

Terbitan

Bagian

Articles